Langsung ke konten utama

Postingan

NIAT BAIK BELUM TENTU OUTPUTNYA POSITIF

Setiap orang pasti memiliki niat dan tujuan yg baik. Sebagai contoh adalah seorang penceramah (khususnya penceramah jumat) saya yakin pasti memiliki niat baik untuk menyampaikan suatu ilmu kepada audiens agar audiens dapat paham dan dapat mengamalkannya. Namun dr penilaian saya ada beberapa jenis penceramah yaitu: Tipe A Penyampaian materi jelas,fokus, bahasanya efisien, dan efisien waktu, intonasi enak didengar. Meski cuman 15 menit tp materinya ngena bgt. Tipe B Materi yg disampaikan sangat padat, nyebutin sumbernya lebih banyak dibandingkan materinya, kesannya agak bertele2 dan tentunya waktu lebih panjang (bs sampai 30 menit lebih, sampai waktu istirahat karyawan abis). Materinya jadi gak terlalu ngena Tipe C. Materinya jelas,tetapi terlalu banyak menyudutkan pihak2 dan pribadi tertentu (bahkan eksplisit nyebut nama) dengan nada tinggi, waktu bs lebih dr 30 menit, biasanya saya jadi lupa materinya apa karena capek dengerinnya Tipe D. Jenis ini Som...

"Wealth and Power”: Proses RRT Menjadi Superpower

Judul Buku: Wealth and Power : Cina’s Long March To The Twenty-First Century Penulis : Orville Schell dan John Delury Masih gak percaya akhirnya selesai juga baca buku yang tebel ini mengingat hampir 80% waktu baca buku ini adalah di kamar mandi sambil buang hajat. Sedikit demi sedikit akhirnya selesai juga. Sebelum membahas sedikit cerita soal isi buku ini, mau ceritakan dulu kenapa akhirnya saya membeli buku ini. Seperti yang kita tahu, negara Republik Rakyat Cina atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengalami kemajuan yang sangat pesat, khususnya dalam bidang ekonomi dan teknologi yang menjadikan RRT sebagai kekuatan baru disamping Amerika Serikat. Mendengar cerita-cerita kenalan-kenalan saya yang menjelaskan bahwa RRT pada tahun 1945an mengalami kondisi yang kurang lebih sama dengan Indonesia membuat saya ingin tahu, Mengapa dan bagaimana RRT bisa berubah? Apa yang terjadi? Proses apa yang dilakukan? Pada Oktober 2014 saya pergi ke Surabaya untuk menonton HUT TNI ...

MEMPERTAJAM KONSEP DESAIN DENGAN DESIGN REQUIREMENT & CONSTRAINT (DRC)

Catatan: Bukan tulisan ilmiah. Jadi mungkin gak valid buat bahan referensi karya tulis ilmiah Masih perlu dilengkapi sumber referensi                                     Pengaplikasian teori pada tulisan ini sangat kondisional, tergantung jenis produk, kondisi perusahaan dan lain-lain. Mungkin dalam kondisi tertentu keseluruhannya bisa dilakukan, atau sebagian saja. Sebagai sebagai desainer (khususnya desainer produk) mungkin anda pernah mengalami situasi kebingungan ketika anda ditugaskan oleh atasan/klien anda untuk mengembangkan suatu produk tanpa arahan yang jelas, umumnya arahannya hanya "buatin dong konsep desain yang bagus yang keren", "buatin dong desain yang bisa laku dipasar"dan sebagainya. Akibatnya, desain yang diinginkan tidak memiliki arah yang cukup jelas sehingga desainer ...