Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Indonesia

HUT ke 77 RI : MENAKLUKKAN DIRI SENDIRI

Pasti semuanya pengen Indonesia maju. Tapi ya gak usah jauh2, kita berusaha memperbaiki diri kita. Ya pragmatisnya, "Syukur2 bisa berkontribusi ke negara (lewat apapun). Tapi kalau belom bisa ya jangan jadi ngerepotin orang lain atau jadi sumber masalah". "Menaklukkan diri kita sendiri" Jadi kunci. karena setelah kt menaklukkan diri kita bs mengontrol diri kt sendiri, bukan karena dorongan dr orang lain. Menaklukkan diri ini saya nyederhanainnya adalah sbb: Mengenali diri sendiri jadi tahu apa apa karakte kt. kelebihan dan kekurangan Menentukan tujuan dan prioritas apa yg ingin dicapai dan bagaimana caranya sesuai karakter kt Berusaha secara konsisten dan gigih walau pedih Mengurangi atau meninggalkan apa yg melenakan kita untuk mencapai tujuan. Tawakkal soal hasil. Karena hasil kadang gk sesuai ekspektasi dan tanpa pengakuan. Open mind terhadap pola pikir, masukan, peluang2 baru, kolaborasi dll agar semakin berkembang Mudah2an dengan menaklukkan diri kita send...

5 Album Dewa 19 Favorit Gw

Emang gak bisa bohong kalau gw emang beneran ngefans sama Dewa 19. Setelah Ahmad Dhani mulai aktif ber-youtube di Video Legend dan mulai mendaur ulang lagu-lagu lama dan bikin beberapa gig seolah mengisi dahaga selera musik gw yang udah lama gak denger jenis musik kayak gitu. Yes, tentu saja musik berformat band. Kangen dengan sound musik berformat band. Saat ini musisi berformat band sepertinya makin berkurang, hanya untuk keperluan live saja. Tapi yang jadi kekuatan Dewa 19 bukan hanya format bandnya saja, tetapi paduan keseluruhannya, harmoni musik, lirik, sound dan karakter masing-masing personilnya yang di tampilkan di tiap lagunya.   Gw mulai denger Dewa 19 di beberapa kesempatan. Tapi dulu gak pernah suka. Tapi ketika dulu kakak gw “ngebajak” album “The Best of Dewa 19”, di rekam ke kaset kosong, dan gw dengerin saat bepergian dan di rumah, lama-lama mulai suka dengan lagu-lagu nya macam Aku Milikmu, Kangen, Cukup Siti Nurbaya dll. Gak lama setelah itu, album “Bintang Lima...

COVID DAN SYUKUR

Pandemi global virus Covid 19 membuat kita semua diharuskan melakukan Physical Distancing agar penyebaran virus tersebut berhenti, berkurang atau setidaknya melambat. Bentuk physical Distancing adalah diharuskannya untuk beraktivitas dirumah (bagi yang bisa), menghentikan pusat-pusat keramaian dan sebagainya. Kesempatan bersilaturahim pun menjadi hal yang sangat mahal yang akhirnya dapat difasilitasi lewat audio call, video call, video conference dan sebagainya. Beberapa minggu yang lalu sempat video call dengan teman-teman kuliah. Selain berbagi cerita tentang kabar, kondisi bekerja di rumah dan kekhawatiran dampak pandemi terhadap ekonomi, kami juga mulai berbagi tentang mulai jenuhnya di tempat tinggal masing-masing sehingga ketika ada kesempatan untuk keluar rumah membeli kebutuhan seolah jadi hiburan tersendiri. Sebelum pandemi, refreshing adalah ke Mall, nonton di bioskop, kongkow di café, melesir ke luar kota atau ke luar negeri. Sekarang saat Pandemi seolah standar refres...

BANYUWANGI (3): Teluk Hijau, Taman Nasional Meru Betiri

Setelah Kawah Ijen (lihat BANYUWANGI (2): Kawah Ijen), keesokan harinya kami berwisata di Teluk Hijau. Teluk Hijau terletak di selatan Bayuwangi. Teluk Hijau terletak di Taman Nasional Betiri, salah satu daerah cagar alam lainnya yang berdekatan dengan Taman Nasional Baluran. Kami berangkat sekitar jam 08.00 dengan mobil. Perjalanan sekitar satu setengah jam ditempuh melewati jalan yang cukup rusak diantara kebun karet, perkebunan dan hutan hingga parkiran Taman Nasional Meru Betiri. Tiket masuknya pun cukup murah, yaitu Rp.2000 per orang dan mobil kalau tidak salah Rp. 7.500. Sesampai diparkiran, pengunjung dapat memilih apakah jalan kaki atau menggunakan perahu menuju Teluk Hijau.   Jalan cukup rusak menuju Taman Nasional Meru Betiri Kebun Buah Naga dan Sayuran Melewati hutan Karet Getah Karet yang sedang disadap Demi sekalian olahraga (kalau tidak mau dibilang ngirit : ) ) kami memutuskan untuk menempuh destinasi wisata alam tersebut denga...

BANYUWANGI (2): Kawah Ijen

Selepas berisitirahat sejenak di taman nasional Baluran (Lihat BANYUWANGI (1)), jam 22.00 kami melanjutkan perjalanan menggunakan mobil menuju obyek wisata lainnya, yaitu Kawah Ijen. Kami sengaja jalan lebih awal agar bisa sampai di pintu masuk Kawah Ijen tepat waktu, sehingga dapat melihat Api Biru di kawah tersebut. Sayangnya kami terjebak macet di perjalanan. Kemacetan terjadi dijalan menuju pelabuhan Ketapang. Mungkin yang mau liburan ke Bali. Setelah menghadapi jalan yang menanjak dan berliku, kami pun baru sampai pintu masuk jam 01.00, telat (idealnya sampai jam 12.00).  Disana pun kami menghadapi kendala lainnya. Menuju parkiran kami harus terjebak kemacetan, karena pengunjung yang membawa mobil sangat banyak dan mulai parkir di bahu jalan. Kami pun terpaksa parkir di bahu jalan. Kemudian beberapa dari kami yang kebelet pipis, terpaksa harus menunggu antrian panjang di toilet. Pembelian tiket pun juga kacau! Wisatawan yang membeludak “mengepung” loket tiket membuat pet...

Banyuwangi (1): Taman Nasional Baluran

Udah pengen banget ke Banyuwangi sejak tahun lalu, akhirnya baru kesampaian tahun ini bersama temen2 kantor saat long weekend pada awal Mei. Perjalanan ke Banyuwangi ditempuh melalui pesawat malam setelah pulang kantor menuju Surabaya selama 1,5 jam dan dilanjutkan dengan naik Travel menuju sebuah kecamatan (duh lupa namanya) di kabupaten Banyuwangi (rumah temen serombongan kami yg memang asli sana) selama 10 jam. Cukup jauh. Hari pertama di Banyuwangi dijadwalkan mengunjungi salah satu spot unik, yaitu Taman Nasional Baluran! Tempat ini merupakan daerah konservasi dan menjadi “Afrika”-nya jawa karena bentangan alamnya yang berupa savana/padang rumput luas dan menjadi hits setelah Raisa syuting salah satu videoclipnya ditempat tersebut. Namun karena sampai di rumah temen saya tersebut, diBanyuwangi (yang didaulat menjadi basecamp rombongan kami hehe) lumayan telat, dijadwalkan jam 8, tetapi baru sampai jam 10 pagi, membuat keberangkatan kami ke Taman Nasional Baluran (TNB) menjadi...