Langsung ke konten utama

HUT ke 77 RI : MENAKLUKKAN DIRI SENDIRI

Pasti semuanya pengen Indonesia maju. Tapi ya gak usah jauh2, kita berusaha memperbaiki diri kita. Ya pragmatisnya,

"Syukur2 bisa berkontribusi ke negara (lewat apapun). Tapi kalau belom bisa ya jangan jadi ngerepotin orang lain atau jadi sumber masalah".

"Menaklukkan diri kita sendiri" Jadi kunci. karena setelah kt menaklukkan diri kita bs mengontrol diri kt sendiri, bukan karena dorongan dr orang lain.
Menaklukkan diri ini saya nyederhanainnya adalah sbb:
  1. Mengenali diri sendiri jadi tahu apa apa karakte kt. kelebihan dan kekurangan
  2. Menentukan tujuan dan prioritas apa yg ingin dicapai dan bagaimana caranya sesuai karakter kt
  3. Berusaha secara konsisten dan gigih walau pedih
  4. Mengurangi atau meninggalkan apa yg melenakan kita untuk mencapai tujuan.
  5. Tawakkal soal hasil. Karena hasil kadang gk sesuai ekspektasi dan tanpa pengakuan.
  6. Open mind terhadap pola pikir, masukan, peluang2 baru, kolaborasi dll agar semakin berkembang

Mudah2an dengan menaklukkan diri kita sendiri, kita bisa berkontribusi apapun ke negara.

Dirgahayu ke 77 Negeriku. Semoga pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat!
Amin ya rabbal alamin.

Note: Tentu saja saya juga masih berusaha berjuang menaklukkan diri sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protes Nurdin Halid

Kini rakyat sudah satu tekad, satu tujuan, satu hati untuk menggulingkan kediktatoran di kancah persepakbolaan Nasional. Dia tidak lain dan tidak bukan, adalah Nurdin Halid!!!! Udah ketauan Korupsi dll masih gak tahu malu nyalonin diri jadi ketua dan mengaku bahwa dia dicalonkan. Tak heran ia banyak di protes. Kupingnya sudah kebal ama protes dan suka memelintir perkataan2 orang. " NURDIN TURUN, NURDIN TURUN NURDIN TURUN" Sudah sekitar 1 minggu lebih tidak ada tanggapan dari Nurdin di media cetak maupun elektronik. Bahkan menurut kabar dia belom juga diturunkan oleh PSSI... Tapi tiba-tiba, seminggu kemudian, dia muncul di media. dan diwawancara seorang reporter. Reporter : Bapak sudah mendengar unjuk rasa dari masyarakat? Nurdin    : Sudah Reporter : lalu? Nurdin    : Ya, sebagai orang yang mendengarkan suara rakyat, saya mengikuti apa kata mereka. Saya tidur seminggu kemaren. Reporter  : Tidur?? kok tidur pak??? Kan mereka ingin bapak tu...

Camp On Farm : Melihat Langsung Proses Pengolahan Biji Kopi

Berawal dari sebuah obrolan singkat dan diajak oleh seorang teman, saya memutuskan untuk mengikuti acara  Camp on Farm yang diadakan  Agritektur (sebuah komunitas yang concern di bidang pangan. CMIIW ) . Camp on Farm telah diadakan beberapa kali sebelumnya dengan mengunjungi berbagai lokasi pengolahan bahan makanan. Kini Camp on Farm yang  diadakan pada tanggal 21-22 Juni 2014 mengunjungi sebuah Kebun Kopi di Gunung Puntang, Jawa Barat. Melalui acara ini kita diajak untuk melihat secara langsung proses pembuatan kopi dari mulai pemetikan hingga penyajian di atas meja makan. Sebetulnya saya bukan seorang Coffee Geek yang tau mana bedanya kopi enak dan enggak (wawasan saya cuman luwak white coffe aja haha). Namun, berlandaskan keingintahuanlah yang membuat saya ikut. Hari I  Setelah sekitar 2 jam perjalanan dari Bandung menggunakan minibus, kami disambut oleh beberapa orang yang tergabung dalam koperasi bernama Klasik Beans Cooperative . Dan ternyata koperas...

Movie Review: ZIPANG (Anime Version)

cover manga Zipang Note: Spoiler alert Jarang-jarang saya membaca karya fiksi Jepang. Zipang menjadi satu dari sedikit fiksi jepang yang saya baca. Awalnya hanya iseng baca komiknya. Tetapi karena menarik saya melanjutkan beberapa jilid. Namun karena komik Zipang susah ditemui, hanya ditemui di rental komik yang sekarang susah curi-curi waktu kesana, maka saya coba beralih ke media lain. Ternyata Zipang ada animenya. Mulai lah saya mendownload 26 episode anime ‘Zipang”. Tapi memang sayangnya animenya tidak sepanjang versi komiknya. *semoga ada season 2 nya huhu.  Cerita... Sebetulnya, Zipang memiliki premis cerita yang cukup konyol yaitu “Sebuah kapal perang modern Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF/Japan Maritime Self Defense) entah gimana mengalami perjalanan waktu dan terjebak di Tahun 1941 ketika Perang Dunia 2 berkecamuk.  Premis ceritanya mirip film holywood lawas berjudul “Final Countdown”.  JDS Mirai (nama kapal perang Jepang modern tersebut) d...